Katanya

Katanya paragraf yang baik itu cuma terdiri dari 4-5 kalimat. Kalimatnya pun tidak boleh terlalu panjang dan bertele-tele. Tapi kali ini beda. Sapardi Djoko Damono boleh membuat pengecualian. Satu halaman, hanya terdiri dari satu kalimat yang panjangnya mengalahi paragraf normal.

Bertele-tele dan bikin bingung?

Hebatnya ga. Malah bikin senyum-senyum sendiri. Unik. Beda. Seperti kamu *halah*

…kasih sayang ternyata tidak pernah menawarkan tanya jawab yang tak berkesudahan bahwa kasih sayang ternyata sebuah ruang kedap suara yang merayakan senyap sebagai satu-satunya harap yang semakin khusyuk pelukannya kalau senyap yang tanpa aroma tanpa warna tanpa sosok tanpa asesori mendadak terbanting di lantai kemudian melesat terpental ke langit-langit….

Dan masih panjang lagi. Tanpa koma, tak berujung titik. Cape ngetiknya.

Pada akhirnya, baru setengah baca novel ini, ceritanya sudah mulai mengalihkan hati. Penasaran sama gimana jadinya kisah si Sarwono dan si Pinkan. Dan ada apa dengan Hujan Bulan Juni?

*dilanjutin besok berhubung karena udah ngantuk berat*

4 thoughts on “Katanya

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s