Lesson Learned From Hypotension

Holla Readers!!!

Lagi-lagi, aku merasa bersalah karena tidak menulis lagi dalam rentang waktu yang cukup lama (10 hari). Ya ampun, 10 hari doang kok rasanya lama banget ya? Iya, padahal aku ga nulis itu karena 10 hari yang lalu pulang kampung buat ngerayain ulang tahun Ibu. Terus pas nyampe di Dayun lagi (tanggal 10 November), eh malah sakit. Bawaannya pusing aja, terus mual *jangan-jangan….* dan tergeletak memble di tempat tidur di kost sambil menahan keinginan buat pulang kampung lagi. Walau gimana pun, kalau lagi sakit yang paling enak ya di rumah. Dekat keluarga. Tapi apa daya, berhubung kalau pengen pulang kampung lagi aku harus menempuh perjalanan selama 10 jam, maka aku harus rela cuma grasak grusuk di tempat tidur sambil merengek-rengek bilang “Ibu..Ibu..Ibu..”

Di hari kedua kerja, pusing dan mual ini rasanya makin menjadi-jadi *jangan-jangan….* Walaupun keinginan perut buat makan jagung bakar sore itu udah aku penuhi, selepas Maghrib rasa mual ini memang rasanya tambah parah *sebenarnya ga ada hubungan juga antara jagung bakar dan mual*. Setelah lama duduk dengan tenang, berusaha mensugesti diri sendiri biar ga muntah, akhirnya aku sadar aku tidak sehebat Rommy Rafael dalam perihal hipnotis-hipnotisan. Dengan berat hati, aku berlari ke kamar mandi dan huueekkkss…!!!!! Makanan yang aku makan daritadi pagi keluar semua *maap ya Readers kalau jijik*. Rasanya perih di kerongkongan, kepala pusing banget, tapi syukurlah ga pingsan di kamar mandi.

Awalnya sempat ga mau periksa ke dokter, dengan alasan aku ga mau minum obat-obat antibiotik ga jelas itu. Entar juga sembuh sendiri, diniatin gitu. Tapi berhubung Ibu ngomel-ngomel nyuruh harus berobat ke dokter, maka niatnya diubah. Niatnya jadi, berobat ke dokter, dapat surat keterangan sakit biar bisa izin ga masuk kerja, terus obatnya ga diminum. Heheeehehe..

Jadi, sewaktu diperiksa sama pak dokter, tekanan darah aku ternyata cuma 80 Readers!! Tuuhkan betuul, jangan-jangan memang betul aku lagi rendah nih tekanan darahnya. 80 per sekiaan gitu, aku lupa persisnya berapa. Alamaaakk, tekanan darah kali ini berhasil memecahkan rekor *catat di Rekor MURI versi diri sendiri*. Langsung berasa tambah lemes setelah mendengar hasil pemeriksaan pak dokter. Walaupun lemes, aku tak lupa meminta surat keterangan sakit *ya dong yaaaa*, biar bisa izin ga masuk kerja.

Setelah 2 hari istirahat, aku kembali masuk kantor dengan wajah pucat. Berbekal saran kalau tekanan darah rendah itu bisa diatasi dengan makan sate kambing, maka taraaaaa…ini dia, sate kambing ala Dusun Dayun. Nyaammmyyy…!!! Bismillah, semoga si hipotensi ini bisa lenyap nyap nyap nyaaammmmm (Nb : sate kambingnya dimakan kemaren sore)

image

Lesson learned : Aku sadar bahwa siklus kehidupan memang berjalan. Ketika sakit, susah ataupun senang, waktu sudah mulai memaksa, membiasakan aku untuk tidak harus selalu melalui itu semua dengan Ayah dan Ibu. Dari dulu, kalau lagi sakit pasti Ibu selalu jadi sasaran empuk buat bermanja-manja. Mulai dari minta suapkan makan, tidur bareng Ibu atau hanya sekedar nempel-nempel ga jelas di punggung Ibu. Sekarang, umur udah 23 tahun, hidup sendiri di perantauan. Jauh dari kampung halaman, Ayah dan Ibu. Kalau lagi sakit atau dalam masalah, aku harus mulai membiasakan diri untuk menyelesaikan semuanya dengan baik, sendiri. Keberadaan Ayah dan Ibu pun tidak abadi. Ada saatnya nanti kehidupanku ditopang oleh kakiku sendiri. Aku harus belajar kuat, mandiri dan tidak manja.

9 thoughts on “Lesson Learned From Hypotension

  1. I missed this post, since this post was published when I was sick too… Worse than yours, perhaps *bangga*

    Anyway, sate kambing is not the primary options, but at least it helps.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s