Selingkuh

Holla Readers!!!

Malam ini, di sela sela penat pulang dari lokasi *ccaaiiillah sok sibuk banget sih*, sambil chatting via BBM (Blackberry Messenger) dengan beberapa orang teman, aku kepikiran sesuatu. Sesuatu yang banyak sekali terjadi di dunia luar yang kejam *terus aku hidup di dunia dalam gitu?*. Apakah itu?

Perselingkuhan dalam pernikahan.

Deggggg. Konyol sih, mikirin itu malam-malam begini. Tapi itu memang kejadian, malahan ada bapak-bapak yang ngaku segala kalau hobinya emang selingkuh alias main cewek. Terus aku harus gimana? Harus marah, terus jauhin tu Bapak? Ya ga mungkinlah, secara yang ngaku ini orang yang udah aku segani selama di rantau. Mau bilang apa lagi kalau orangnya udah ngomong blak-blakan? Ya sudahlah, mungkin udah gitu dari sananya.

Kenapa mesti ada perselingkuhan? Okey,mari kita batasin ruang lingkup pembicaraan malam ini. Perselingkuhan kalau terjadi di masa-masa single alias masih pacaran, walaupun ga baik tetap masih bisa dimaklumi karena belom ada ikatan apapun *tetap aja salah sih, intinya lebih baik ga usah pacaran deh*. Tapi kalau perselingkuhannya terjadi di dalam ikatan pernikahan, gimana dong? Jelas banget menyalahi aturan kan? Berkali-kali lipat lebih sakit dikhianati pas udah nikah kan?

Di dunia artis yang serba glamour banyak juga yang selingkuh gitu. Ya ga suami atau istri, sama aja. Tetap ada yang selingkuh. Walau kebanyakan yang selingkuh itu kaum suami. Dan yang tak kalah mengherankan, kebanyakan dari kaum suami yang selingkuh ini berasal dari orang orang borju alias banyak duit. Karena kaya dan banyak duit kali ya, makanya mereka ngerasa bisa beli dan penuhi apapun yang mereka mau. Benar benar apapun.

Tapi setelah dipikir-pikir, apa yang terjadi dengan mereka yang banyak duit itu? Aku yakin istri mereka pasti cantik, anak-anak mereka pun pasti sehat dan apalagi? Uang ada, mau beli apapun tinggal bayar. Istri cantik, anak gadis manis, anak lelaki pada ganteng. Terus nikmat Allah mana lagi yang mereka dustai dengan selingkuh? Buat bapak-bapak yang selingkuh, yang punya anak gadis, ga takut ya kalau anak gadisnya nanti juga mengalami hal yang sama? Diselingkuhi suaminya? Ga mau kan?

Terus ga ingat ya, kalau makna sebenarnya dari ijab kabul yang dulu diucapin itu adalah semua dosa si istri yang dulunya ditanggung bapaknya, sekarang jadi tanggungan si suami. Udah tanggung jawab jadi suami berat, terus ditambah dosa selingkuh. Ya tambah parah dong. Terus buat istri yang selingkuh, udah tau tanggung jawab suami ke kita segitu besarnya, masih aja tega selingkuhin suami? Terus tega ngeliat anak-anak tahu kalau emaknya bertengkar sama bapaknya?

Terus…ah sudahlah.

Banyak lagi kasus perselingkuhan yang didasari oleh beribu alasan untuk pembenaran dan membela diri. Betul sih pernikahan dan rumah tangga itu memang ga mudah. Cerita-cerita perselingkuhan itu kadang menimbulkan rasa takut juga sih, siapa tau aku dapat suami yang selingkuh juga *moga tidak ya Allah*. Tapi semua itu tetap bakalan jadi misteri. Hidup aku nanti, juga ga ada satupun yang bisa jamin kalau aku bakalan setia dan ga selingkuh.

Jadi kini, biarkanlah pengalaman dan cerita-cerita orang lain aku jadikan pelajaran. Biarkanlah aku belajar banyak. Dan yang terpenting, biarkan agama yang baik yang akan jadi tameng dari semua itu. Semoga aku dipertemukan dengan lelaki yang juga menjadikan agama dan Allah menjadi satu-satunya sandaran.

Ya sudahlah..waktunya tidur. Terima kasih udah mau baca tulisan amburadul yang ga jelas ini. Nite all.

With Love,

Salam Semangat!!!

17 thoughts on “Selingkuh

  1. Amin.. semoga gak dapat yg kayak begituan ya fanny… kalaupun dapat suami yang selingkuh mendingan di ikhlaskan dengan berpoligami aja ya, toh agama mengatasi kecendrungan selingkuh kaum suami dengan cara berpoligami..πŸ˜€ Selamat Tidur dan gak mimpi tentang perselingkuhan.. heheheheh

    • waaaah, kalau mas yang cowok aja bete…apalagi aku yang cewek ya mas, super duper bete dan sakit hati kalau dipoligami…ayo mas, sini aku bantu pukulin *lho?* hahahaa…:-)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s