Ramadhan Tahun Ini Memang Sudah Berakhir, Tapi….

Holla Readers !!!

Setelah 5 hari cuti dan 5 hari day-off, rela tak rela aku harus rela kembali ke lokasi kerja. Dengan semangat baru *yang dibaru-barukan*, sampailah aku dengan selamat *Alhamdulillah* di Dayun tercinta ini. 

Tentang rasa ketika hari kemenangan itu datang.

Tak bisa dilukiskan, bahkan dengan cinta yang dipuisikan pujangga-pujangga penyair cinta. Tak bisa lagi dilukiskan, bahkan dengan rasa sakit perpisahan oleh mereka para pesakitan cinta. Tak bisa lagi dilukiskan, bahkan dengan rasa takut tertinggal dan takut kehilangan oleh mereka yang sedang dimabuk kepayang cinta.

Rasanya nikmat sekali Readers, mendengar takbir kemenangan itu di kampung halaman sendiri. Bukan berarti bagi mereka yang menjalani penghujung Ramadhan di tempat yang jauh dari orangtua dan keluarga, tergeletak sakit di rumah sakit atau istiqamah dengan tanggung jawab mereka terhadap pekerjaan tak merasakan nikmat itu. Takbir kemenangan itu tetap menggema di hati mereka. Karena bagi perjuangan-perjuangan yang dilalui dengan iman, perpisahan dan kemenangan itu tetap akan mengguncangkan hati oleh rindu, takut, cinta dan syukur.

Dan yang terpenting Readers, perjuangan ini belum berakhir. Malahan jangan sampai berakhir hingga ajal menjemput. Jangan sampai Al-qur’an dibiarin berdebu di atas lemari karena ga dibaca-baca lagi, jangan sampai sholat Dhuha jadi males, sholat Tahajjud jadi tambah males *selama bulan Ramadhan aja masih males ngerjainnya*, sedekahnya jangan sampai makin berkurang dan amalan-amalan lainnya. Jangan sampai berkurang, paling mentok itu ya diusahakan tetap sama.

Ramadhan tahun ini memang sudah berakhir. Namun masih ada kewajiban mengganti puasa yang bolong menanti untuk dilunaskan. Dan masih ada serangkaian puasa sunat yang menanti untuk dilaksanakan untuk mengisi hari-hari menjelang Ramadhan tahun besok datang *itupun kalau Allah mengizinkan*

Selamat beraktifitas kembali *teellllaaat, harusnya dari kemaren-kemaren*. Iya, selamat beraktifitas dengan rutinitas seperti biasa *ngomong sama diri sendiri*

With Love,

Salam Semangat !!!

6 thoughts on “Ramadhan Tahun Ini Memang Sudah Berakhir, Tapi….

  1. wah mbak kmn aja…dciriin tuh…blgx minta THR gt :p hahahaha

    Selamat beraktifitas kembali dirutinitas biasa dg smgt luar biasa😀
    *akhirx bs komen jg tnpa keyboard…#fiuh*

    • weheeeehhhee…THR-nya berubah bentuk jadi mie tahu dan cendol ampiang :-p

      sama-sama Fiq, semangat untuk target masing-masing…hohohooo..*knapa mesti dipaksakan komen kalau keyboardnya rusak?*

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s