Kebakaran !!! Jangan Panik, Pelajari Cara Menggunakan APAR

Holla Readers !!!

Masih di hari yang sama, sebuah ide muncul. Yap, hari ini aku akan berbagi tentang cara menggunakan Alat Pemadam Api Ringan (APAR) atau bahasa kerennya “Fire Extinguisher”. Buat jaga-jaga biar kalau seandainya terjadi kebakaran di rumah atau di kantor, kita semua bisa melakukan tindakan pertama sebelum api membesar.

Nah, gambar diatas yang pake safety helm putih, itu bukan APAR. πŸ˜‰ Yang tabung-tabung berwarna merah, itu baru APAR yang biasa digunakan untuk memadamkan api ringan. Biasanya APAR diletakkan di kantor di dekat pintu keluar. Atau tergantung penempatannya pada masing-masing lokasi.

Bagaimana cara menggunakan APAR? Yuk, kita lihat gambar dibawah ini (sumber gambar : http://www.safetysign.co.id) Continue reading

Advertisements

Persiapan Buat KKN (Kuliah Kerja Nyata)

Holla Readers !!!

Buat adek-adekku yang sebentar lagi (Juni) akan menunaikan salah satu mata kuliah wajib di Universitas Andalas (atau mungkin di universitas lainnya) yaitu “Kuliah Kerja Nyata (KKN)”, berikut beberapa tips yang bisa uni kasih agar tidak terlalu kaget pas nyampe di lokasi KKN. Dan dibawah ini, nebeng beberapa foto ketika uni KKN, sekedar berbagi pengalaman saja πŸ™‚

Bersama Bapak Camat

Adek-adek yang Diajarin Tari Pasambahan

Bersih – Bersih

Selesai Latihan Baris – Berbaris

Check these one out, Readers !!!

  1. Jangan bawa baju terlalu banyak, sebab akan menambah beban bawaan kita saja. Soalnya nyampe disana, kita bakalan nyuci tiap hari kok. Usahakan untuk membawa baju yang nyaman dipakai dan tidak ketat. Perbanyak bawa baju kaos, celana panjang dan untuk yang cewek bawa jilbab yang langsung pakai. Jadi lebih praktis dan tidak repot.
  2. Ada baiknya bawa satu buah bantal. Karena nantinya di rumah penduduk yang menampung kita, seringnya tidak disediakan bantal.
  3. (Buat yang cewek) Bertemu dengan teman yang sama tempat tinggal dengan kita, diskusikan apa yang mesti dibeli dan dibawa ke sana untuk perlengkapan bersama. Seperti kompor apa perlu dibawa atau tidak, piring, gelas, beras berapa banyak, dll. Biasanya yang cowok bakalan nebeng makan sama teman-teman yang cewek, asalkan “perhitungannya” adil. πŸ™‚
  4. Persiapkan segala sesuatu barang yang bakalan kita perlukan selama disana. Obat-obatan, sabun, shampoo, odol, gosok gigi, deodoran, sandal jepit, sabun colek buat nyuci baju, senter dan lain-lain yang dirasa perlu. Biasanya buat yang dapat daerah yang benar-benar terpencil, barang-barang tersebut susah atau jauh untuk didapatkan.
  5. Ada baiknya buat yang cewek, bawa kain basahan buat mandi di sungai. Karena daerah lokasi KKN sering merupakan daerah yang kekurangan air, bahkan ada yang listrik belum masuk ke daerah tersebut.
  6. Mulai dari sekarang, persiapkan program kegiatan apa yang bakalan kita kerjakan disana. Tujuannya biar ga bingung mikir nyampe disana.
  7. Dan yang terpenting dari semua itu adalah kesiapan mental dan fisik kita. Disana kita bakalan bertemu penduduk-penduduk yang wataknya berbeda-beda. Berusaha bersikap ramah, berdandan tidak mencolok, ikuti semua peraturan di daerah tersebut dan kerjakan program dengan baik. Bekerja sama dan kompak dengan teman di lokasi daerah yang sama dengan kita, akan membuat suasana KKN menjadi tidak terlalu membosankan. Insya Allah, KKN lancar, nilainya pun bagus. πŸ™‚

Nah, itu dia beberapa tips yang bisa uni bagi berdasarkan pengalaman pribadi. Buat Readers yang lain yang pernah ikut KKN, silahkan berbagi tips-tips pamungkasnya disini biar KKN adek-adek kita jadi lebih lancar. Semoga bermanfaat untuk diri sendiri dan orang lain.

With Love,

Salam Semangat !!!

Kejedot “How If………???”

Holla Readers !!!

Terinspirasi dari update-an status seorang teman {…selalu tersandung kata-kata “how if..”}. Sejenak setelah membaca status teman ini, aku pun terpikir bahwa aku adalah tipikal orang yang juga selalu kejedot dengan kata-kata “how if” (bagaimana jika) ketika akan melakukan sesuatu, terutama sesuatu yang baru. Dimulai dari masa-masa tamat SMA sampai detik ini. Ketika kata-kata “how if” terucap atau terpikirkan, biasanya kata-kata tersebut tidak terpikirkan untuk satu atau dua hal, namun untuk banyak hal.

Seperti contohnya di situasi (1) akan memulai pekerjaan di suatu daerah yang jauh dari keluarga. Pertanyaan seperti :

  • Gimana kalau aku jauh dari orangtua, aku bisa dapat teman dan keluarga baru yang baik ga ya?
  • Gimana kalau aku jauh, pacar aku bakalan selingkuh ga ya? (hahahaa…ketawa geli buat yang satu ini, serasa curhat)
  • Gimana kalau disana kerjaannya ga enak, lingkungannya bisa nerima aku ga ya?
  • Aku kan bukan tamatan universitas ternama, gimana kalau aku ga tau mesti ngapain disana, pasti orang-orang kantor pada ngejekin aku.

Atau pada situasi (2) memilih kuliah di daerah yang jauh Β atau dekat dari keluarga. Pertanyaan seperti : Continue reading

Muak Dengan Perintah Si Boss ???

Holla Readers !!!

Rabu penuh pesona, dengan tumpukan kerjaan yang mungkin belum bisa diselesaikan atau dihiasi dengan perintah-perintah dari si Boss yang tanpa henti menyuruh kita untuk mengerjakan ini dan itu?

“Tolong buatkan SPD saya !”

“Laporan bulan ini harus selesai siang ini juga, mau saya kirim ke General Manager !!!!”

“Checklist yang kemaren masih banyak kesalahan, direvisi lagi ya !!!”

“Tolong lihat di komputer saya, ada file laporan “ini”, “itu”, “sana”, “sini”..semuanya kirim ke email saya sekarang juga” Continue reading